|

Jadi Jubir Presiden, Johan Budi: Saya Tidak Mementingkan Gajinya!


REPORTASEGLOBAL.COM - Presiden Joko Widodo Jokowi meminta Johan Budi memjadi juru bicara Presiden. Awalnya, jabatan yang akan diemban Johan hanyalah staf khusus, namun Johan meminta hal itu diperjelas.

"Saya sampaikan, wartawan suka hal yang simple, apa tugasnya staf khusus itu. Saya kan mantan wartawan, jadi saya tahu apa yang dibutuhkan wartawan. Jadi jelaskan saja tugas saya sebagai jubir, dan menurut Presiden hal itu tidak masalah," ungkap Johan katanya usai menghadiri rapat terbatas kabinet, Selasa(12/1) malam.

Jokowi sendiri mengaku senang dengan hadirnya staf khusus baru dilingkungan Istana Negara.

"Saya senang, semakin banyak orang-orang baik yang membantu saya," kata Jokowi dalam konferensi pers di Istana Merdeka Jakarta, yang dikutip dari Antara, Selasa (12/1/2015).

Mendengar hal tersebut, Johan pun mengaku terharu dianggap sebagai orang baik oleh Jokowi.

"Saya sempat terharu juga saat Presiden mengatakan hal itu karena saya dianggap orang baik," kata Johan.

Untuk diketahui, Jabatan Johan setara dengan eselon IA atau kepala badan. Ia pun berhak untuk mendapatkan enam staf yang terdiri atas empat staf fungsional dan dua staf administratif. Belum lagi fasilitas perumahan, mobil, supir, ajudan dan kelengkapan bagi penyelenggara negara lain.

"Tapi saya tidak mementingkan gajinya, yang penting saya bisa membantu," katanya.

Dalam pertemuan di istana itu, Johan juga sempat melakukan pembicaraan empat mata dengan Presiden Jokowi, namun dia engan mengatakan hasil isi pembicaraan tersebut. "Ada sekitar 15-20 menitlah pembicaraan empat mata," ungkap Johan.

[Tar]
Komentar Anda

Berita Terkini